Dalam Senandung Beo

 

img-20161129-wa0007

Sebenarnya aku berniat menuliskan intro yang lebih bagus. Akan tetapi sulit juga menemukan kata yang pas untuk menggambarkan betapa ramai dan riuh-rendahnya nyanyian maupun cicuwit burung di Pasar Satwa yang baru saja kami kunjungi. Lebih lengkapnya, baca laporan perjalanannya saja ya! Chek it out.

*

*

Pagi ini cuaca sangat mendung sehingga rasanya gravitasi ke kasur lebih kuat dari pada daya yang dikerahkan untuk bangkit. Ditambah hawa dingin dari Air Conditioner kamar 116 yang kami pesan untuk seminggu kedepan ini. Hm, agenda kami hari ini sebetulnya cukup menarik. Ya, kami akan berbuuru batik untuk si Umi yang memang seorang re-seller batik di kediaman kami di Bekasi sana.

Continue reading

Advertisements

Day Sixth-PPSN 2015 “It’s Play Time!”

SAM_1034

Kita semua tahu bahwa pramuka yang dulunya punya sejarah panjang hingga kini masih sangat berkembang. Sayangnya sampai hari keeenam ini pun aku belum benar-benar mempelajarinya. Belum benar-benar memaknai katap pramuka, terlebih merasakan jiwa Baden Powell yang merasuk. Pernah dengar, yel-yel ini

Mati urip, putune Baden Powell! 

wuah serasa dada berdebar mendenggar seluruh anak pramuka menggemakan satu kalimat singkat itu. Berhubung aku tidak berlatar-belakang kepramukaan, aku baru mengetahui, bahwa pramuka tidak sekedar bernyanyi, membuat yel-yel, baris-berbaris, menebak sandi kotak, mencari jejak dan hal-hal kinetis lainnya. Pramuka mempunyai banyak kesakaan.

Singkatan dari Satuan Karya. Untuk menampung banyaknya ragam skill selain life skill, seperti yang sudah kusebut tadi, pioneering, tali-temali dan tongkat, semapore dan lain-lain.

SAM_1038

Contohnya saka Widya Budaya Bakti. Yang menampung bakat Kesenian Film, cagar budaya, Bina Sejarah. Atau saka Pariwisata, pemandu dan kuliner.

pagi ini kebetulan aku “tidak sengaja” mengikuti kegiatan kesakaan Widya Bakti yaitu Paud dan Bina Lingkungan.

rombongan yang mengikuti kegiatan Bina Lingkungan

rombongan yang mengikuti kegiatan Bina Lingkungan

Jadi begini awal-mulanya, seharusnya aku mengikuti kegiatan Permainan Rakyat. Aku dan Shafnah. Ternyata entah mengapa semua peserta puteri dikumpulkan jadi satu. karena ada kerancuan disini. ada yang bilang orang keempat ikut Ice Breaking, ada juga yang bilang Permainan Rakyat. Kami lebih memilih Ice Breaking tentunya. Akhirnya kami nekad kabur dari barisan.

Continue reading

Perkemahan Santri Nusantara 2015-Story Begin

SAM_0863

Bersama panitia penyambutan di Bandara SyamsuddinNoor

PPSN atau Perkemahan Pramuka Santri Nusantara yang ke-IV kali ini diadakan di Bumi Perkemahan Tambang Ulang, Kab Tanah Laut, Kalimantan Selatan, pada 1-7 Juni 2015. Acara bergengsi ini memang diadakan beberapa tahun sekali oleh Kementrian Agama dan Kwartir Nasional khusus gerakan kepanduan Pramuka di Pondok Pesantren seluruh Indonesia. Dimulai dari Kemah Santri  tingkat provinsi di daerah Mangunan, Bantul, Yogyakarta. Sejumlah beberapa ratus orang dari seluruh pondok pesantren Daerah Istimewa Yogyakarta disaring menjadi 80 orang, yang kemudian mengikuti tes wawancara sebagai seleksi akhir yang menyisakan 64 orang untuk diterbangkan ke Kalimantan Selantan. Tes wawancara pada waktu itu dilaksanakan di Kantor Wilayah Agama Yogyakarta.

selfie menunggu jam berangkat

menunggu jam berangkat dr Bandara Adisudjipto

Dan aku merupakan salah-satu dari 64 orang yang beruntung itu untuk diterbangkan ke Kalimantan. Seluruh peserta Kemah Santri Nasional berkumpul di Bumi Perkemahan Tambang Ulang sebanyak 6000 orang. Dan disinil;ah, jiwa nasionalisme kami terbakar kembali. Perjuangan kekompakan kami teruji, pengorbanan serta kisah baru dimulai tanggal 1 Juni 2015. Continue reading