Aku Rindu

untitled

 

 

 

 

 

 

 

Abi, aku rindu

Aku rindu obrolan kita di pagi hari

Aku rindu lagu yang kau setel di pagi hari

Aku rindu kau yang menyesap kopi hitam

Aku rindu memeluk pinggang gendut itu

Aku rindu berpangku tangan, di atas sofa menatap luar jendela bersama-sam, melihat tingkah kodok dan capung

Aku rindu kau yang mengecek kamarku di malam hari

Aku rindu deru motormu

Aku rindu suara ketikan pada laptopmu

Aku rindu kau yang marah karena kami kesiangan

Aku rindu humor segarmu saat sarapan–Menawrkan diri untuk mengoles roti

Aku rindu diskusi kita di atas motor saat berangkat bareng

Aku rindu kau yang memutar film rumit kesukaanmu

Aku rindu kau yang duduk manis membaca novel

Aku rindu membaca novel dan buku yang kau sarankan

Aku rindu sarapan lontong sayur di depan pom bensin

Aku rindu menatap ikan di kolam, lalu di sebelahku kau menjatuhkan butiran pelet

Aku rindu melihat kerutan wajah itu

Aku rindu memperhatikan ubanmu

Oh, kau menua ya?

Lalu, apa saja persembahganku untukmu selama ini?

Tidak ada. Maaf, kalau begitu. Aku belum membuatmu bangga.

Maaf, semoga (namun) kau tetap merindukan aku, anakmu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s