When The Deadline Right on Your Eyes! | Magangers Batch 8 Day Five

Jengjeng! Hari Ini waktunya mengenakan pengikat kepala bertuliskan hiragana fighting! Apa korea? Hm. Lupakan. Pagi jam Sembilan kami Cuma berkumpul sebentar di ruang diklat. Langsung diminta keruang kerja masing-masing. Sebelum betul-betul menggarap project kelompok, kami dari tiap divisi diberi pembekalan oleh pakar masing-masing. Dan aku sangat berharap bertemu orang yang mewawancariku tempo hari sebelum akhirnya lulus magang sebagai desainer. Saying bukan, ia dulu bekerja di bagian layout Koran KOMPAS tapi sudah lama pindah ke bagian yang membuat video graphic.

5

Tentu saja itu sudah bidang yang berbeda. Seperti pembuatan iklan brand kompas ya kerjanya si mas itu. Kami segera disuruh mengeksekusi program grafis Adobe Indesign yang dari dulu hanya kuamati dari ayahku yang sering menggunakannya. Ternyata memang tidak berbeda jauh dari PHP Page Maker. Software layouter yang sangat jadul. Yang masih penasaran itu cara expert di Adobe Illustrator. Oke tak  apa masih banyak waktu.

Kami disuruh menyontoh template Koran magangers tahun lalu yang berhasil juara pertama. Beberapa langsung membuat dummy untuk Koran masing-masing. Salah-satunya aku. Wah banyak sekali shortcut yang asyik dan baru kutahu disini. Seperti cara memindahkan object ke depan atau belakang text. Atau sekedar membuat dropcap, satu huruf besar untuk mengawali sebuah text panjang. Ada juga rules dalam melayout teks berita. Tidak sembarangan lho! Misalnya untuk hard newsnya biasanya menggunakan huruf yang lebih besar dari soft newsnya dan juga dibold. Untuk lead textnya juga, biasanya di-italic. Itu sudah aturan main untuk membuat suatu template Koran yang bagus dan benar.

Tetapi untuk membuat pernak-pernik aku masih setia dengan corel drawku. Sekitar jam dua belas kami break. Untuk lanjut mengeksekusi hasil dummy kami menjadi bentuk Koran sungguhan. Dan, gosh, hari ini juga harus selesai! Gila apa?

14012149_10207243049011541_342028012_n (1)

Ya untungnya masing-masing reporter telah mengetik keseluruhan berita. Dalam satu malam. Sudah ditambah transfer foto sana-sini dari memory card para fotografer. Kami betul-betul sibuk tapi, itu dia, disitulah kenikmatannya. Pusing, deg-degan dengan deadline ditambah Mbak Susie dan Mbak Angle yang menggesa kami selalu menunjuk jam tangan mengingatkan deadline jam tiga sore. Hanami, seperti dugaanku, sudah mengeluarkan tools andalannya, yaitu Wacom tablet. Ugh! Pen tab, merk wacomm pulak! Siapa yang tidak melirik iri diantara kami para desainer.

Hari itu aku membawa netbook mungil kesayanganku. Sangat lega sudah menyelesaikan logo Koran kami. The Juvenile, Voices of The Youth! Dimulai dari dummy, lalu teks-teks yang kutaruh asal dulu. Baru kurapihkan. Baru masuk ke judul, dan bermain dengan indesign sesuai rulesnya. Lalu photoshop, tidak mungkin terpisahkan. Seperti mengcropping yang halus untuk foto jurnalis kami.

CnlIdZDUIAAhzHM

Wawancara dengan Gideon/ Magang Kompas Muda

Di bagian kolom teratas aku menceritakan tentang Gideon. Pemilik brand Snapplus&Apparel. Yang berfokus pada penjualan topi dan t-shirt. Lalu di bawahnya Mbak Delly dan di samping kanan pojok bawah Nilam, 16 tahun berjualan Patch. Aku saja baru dengar istilah produk semacam itu gara-gara magang ini! Hahah. Dasar katrok.

Waktu menunjukkan pukul 15:30 WIB. sudah lewat 30 menit dari deadline. para tentor kami mulai membandingkan dengan angkatan tahun lalu. biasalah. katanya tahun lalu selesai tepat waktu tanpa komentar atau bawel minta dispensasi seperti kami. yang pertama selesai aku lupa, kalau tidak salah kelompokku selesai kedua. hei guys, ini bukan lomba siapa paling cepat. tapi siapa yang paling berkualitas dan bagus hasil karyanya. setelah dicopast ke flashdisk Yobel dan dicopy ke laptop Mas Joen. kami bisa sedikit menarik napas lega. tetapi tidak lama usai break up, minum teh, kopi dan disediakan beberapa kue. kami masih harus mempresentasikannya.

LOGO THE JUVENILE

You know what? Kelompokku mendapat revisi terparah. Yaitu merombak semua konten teksnya. mampus. ya, jadi dari ketiga artikel dari tiap  tokoh yang kami angkat, kami harus memblendnya ke dalam satu bentuk artikel lugas. dan dari desain awalku, terkesan terlalu menonjolkan satu sosok, Gideon di path atas. alright, everything is gonna be okay. tinggal diedit. (HAHAHA TINGGAL?!)

Jam setengah lima aku baru bisa menggarap. iyalah aku harus menunggu teksnya dari para reporter kan. setelah selesai, oke baru beres jam setengah tujuh. AMAZING. aku merasa baru saja melakukan lompatan besar. revisi terfantastis hanya hitungan beberapa jam dan kami harus langsung presentasi kembali. aku menyejajarkan ketiga foto para narasumber kami. di kolom paling atas. Di pojok kanan ada diagram barang apa saja yang sering dibeli bila online shopping?

13709821_10205108559993620_8045773795057603255_n

Yobel, Flo, Nayla dan Aku

Agak sakit sih, aku sudah membuat tiga diagram, pie chart but yang dipakai cuma satu. Karena spacenya tidak muat. oya sebelumnya aku lupa menyampaikan, pagi tadi kami berempat, tim the Juvenile berfoto dengan ukuran pasfoto. Untuk foto identitas kreator. Jujur saja, aku sangat bangga. Ternyata pekerjaan semacam ini tidak kalah melelahkan dengan kerja kasar. yang mengeluarkan keringat fisiknya, sementara di ruang ber-AC ini otakku tetap saja ngebul dan keringetan. ya, repot memang jadi desainer grafis tapi baperan. desainnya bisa rusak bersimbah air mata karena dikit-dikit revisi.

***

Kami memutuskan untuk menuntaskan di rumah masing-masing. besok tinggal masukin konten. jadi hari ini jangan pulang terlalu larut ya para magangers. simpan tenaga untuk besok.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s