Last Day Magangers Batch 8 When We Finally Forgot The School!

Hari ini paling menggembirakan sekaligus menyedihkan.

Sepertinya quotes perpisahan bukan akhir segalanya sangat cocok. Kenyataannya hari ini harus berakhir. Dan aku sedang duduk di balik meja di sudut ruangan untuk membetulkan layout Koran kami. Mereka—para reporter berhasil merombak keseluruhan artikel. Aku membuat secangkir kopi hitam diberi creamer sedikit. Dan meletakkan di samping netbook mungilku. Jam telah menunjukkan pukul dua belas tepat. Aku break untuk makan siang sebentar. Hari ini dari kemarin sih, menu lunch kami dahsyat sekali. Bila kemarin nasi bakar, hari ini ayam rames. Tiba-tiba kepikiran cek berat badan sesegera mungkin.

SONY DSC

Para nyonyah besar

Aku dan teman-teman magangers yang mayoritas berasal dari Jakarta membentuk satu lingkaran. Sementara si Flo masih mengetik serius di laptop mac kecilnya.

“Flo gak pengen makan?” aku memanggilnya. Tasya, teman sekolahnya hanya menyikutku. “Biasalah, amby,” Aku mengernyit bingung. Flo Cuma melambaikan tangan. Tidak tertarik menyentuh makanan. Padahal aku sudah habis sedari pagi ngemil dua kotak kue muffin. Ada yang tidak mau ya sudah kucomot. Berpikir membuat lambungku ikut lelah bekerja dan butuh asupan lebih untuk disalurkan ke otak.

Tidak terasa ashar menjelang. Dan aku berhasil menuntaskannya. Mengcopy ke flashdisk perak dengan ukiran diatasnya tulisan KOMPAS. Nayla yang mondar-mandir ke Mas Joen. Setelah ishoma sore hari, kami kembali mempresentasikannya.

juv

Koran The Juvenile dalam pdf format | Akan terbit tanggal 16 September 2016

Dan kelompokku termasuk mendapat tepuk tangan salut. Karena di antara seluruh tim hanya milik kami yang mendapat revisi sampai harus rombak tulisan segala. Aku juga dipuji untuk keseluruhan layout karena colorfull. Untuk title korannya juga. Dipraise karena memakai gaya typography. Rasanya kelelahanku terbayarkan sudah. Oiya, hari ini pagi tadi saat baru berkumpul semuanya. Kami disuruh menuliskan penilaian kami atas teman sekelompok kami. Dan aku, tidak mau repot. Kutulis bagus semua. Tulis angka 5. Respek teman-teman gengs. Mereka sudah susah payah menyokong kita.

Begitu juga yang lain rupanya. Tidak mau repot. Sok menilai. Haha.

Soalnya ternyata nilai itu akan tertera pada selembar kertas sertifikat kami nantinya. Semacam nilai rapor gitu deh. Rapor hasil workshop, oh no. magang men!

Aku dipanggil oleh Kak Greg dan kawan-kawan magangers batch 7 untuk mengikuti syuting di ruang Redaksi KOMPAS. Wah ada apa nih. OKE MIN. ga usah kegeeran.

***

dev

Di ruang redaksi KOMPAS kami diminta duduk di sofa salah-satu pegawai. Dengan latar belakang desk atau meja kerja yang riweuh. Pertama si Devy. Dia memilih untuk berdiri dengan gagahnya. Bicara dengan gagah pula. Macho sekali! “Jangan Tanya apa yang telah negeri ini beri padamu. Tapi apa yang telah kau yang berikan pada negeri ini.” Wow. Segala openingnya ngutip Sukarno. Baru setelah Devy menjelaskan kesan-pesannya hari keempat. Aku menceritakan hari kelima.

y

Oh may gatt! Itu hari terheboh dan ter—entah aku speechless. Karena hari itu menjadi puncak kesibukan magangers desainer graphic. Duka Desain Graphic. Aku dengan suara cemprengku yang sangat tidak layak didengar (aku sendiri kaget mendengar hasil rekamannya) sharing ini-itu. Dengan penuh percaya diri.

tas

Yang terakhir, yak, siswa SMAN 61 Jakarta, seorang paskibraka yang sekarang juga merangkap reporter, Tassamuh Akhsan, yang menjabat sebagai ketua kelas Magangers 2016 angkatan VIII. Ia yang mengutip perpisahan bukan akhir segalanya. kesan-pesan hari keenam benar-benar mengharu-biru. aku yakin setelah jadi video utuh, pasti diberi soundtrack Kitaro atau Bach yang sedih. sudah ah, actingnya. Waktunya bergabung dengan kehebohan di loby.

Aku, Devy dan Tassamu menyusul teman-teman di loby. sedang ada pengumuman pemenang. Mulai dari lomba posting instagram perorangan dan kelompok. lalu pemenang tiket festival konser Selena Gomez gratis dari Kompas! semua berdebar menanti.

SONY DSC

Riski, Dasya, Monik, Fida, Mbak Susie

Dan rupanya kelompok Monika yang beruntung mendapat jansport glow in the dark berwarna hijau stabilo neon. semua segera bersorak iri.

SONY DSC

Kayak Ibu sama anak yah>.<

Dan yang perorangan, PRADA! Dengan akun instagram @19_prada

Kemudian pemenang kelompok yang berhasil memberi nama bagi angkatan ke-8. Infilism. Infinity of Journalism. Kelompok 5 kalau tidak salah.

SONY DSC

Ahan, Nanta, Riska, Andara, PD, Pak Budi Suwarna

lalu kelompok penyumbang desain untuk kaos angkatan kami. Kelompok 4.

SONY DSC

Ardra, Abigail, Sofi, Hanami dan Pak Ilham Chairi

Dengan desainernya Hanami Martha. Kecelah. Mereka dapat buku album Harian Kompas. Aku cuma bisa turut bahagia dan teman-teman lain yang kurang lucky. hehe. lalu yang paling dinanti! Duta Persahabatan kami!

hasil voting kami tadi beberapa saat sebelum semua berbondong turun ke lantai dasar.

.

.

.

tas1

Tassamu and his team

TASSAMU AKHSAN!

OH MY GODNESS.

Semua seketika ingin melempari tomat ke panggung (padahal gak ada panggungnya). abigail langsung sewot. “Gue gak bisa kalo gini ceritanya!” Dia yang tadi sibuk sendiri cari pokemon akhirnya terusik juga. pura-pura ngambek. “TASAMU! GUE BELI BERAPAPUN JUGA DARI LO!” Seorang dari magangers cowok berteriak.

 

 

SONY DSC

Penonton pun protes. Bisa diperhatikan dari wajah mereka.

Mbak Angel terkikik di depan hadirin yang blingsatan. tidak terima tassamu yang kami vote ternyata mendapat hadiah ITU! Kami sungguh tidak tahu tujuan voting itu untuk penentuan penerima tiket juga!  “Guys! jangan gitu dong! Oke kita tanyain aja tasamu. Tas, lo mau nonton? apa ngga?” Mbak Angle menyodorkan microphone ke Tasamu yang cengar-cengir. “Hm. Maulah!”

“TAS! MENDING LO JADI CALO TIKET DAH!” Seorang lagi berseru. dasar berisik cowok-cowok itu. Mereka pasti ngebet banget mau nonton Selena Gomez. malah tassamu yang lumayan ALIM ini dapat tiket konsernya. rasanya hidup tidak adil, guys. Pecahkan saja jendela loby! Biar ramai! hahaha.

Setelah kegaduhan mereda karena diganti dengan pengumuman untuk Inauguration sekitar seminggu lagi. kami diam menyimak. Ternyata konsep untuk inagurasi nanti, seluruh magangers angkatan delapan akan dibagi menjadi beberapa kelompok. dengan nama kepulauan di Indonesia. Keren ya. setiap kelompok mendapat tentor dari magangers tahun lalu. Aku sendiri dapat Sulawesi. Tentor kami Mas Davi akan menjadi pembimbing kami sebelum hari-H. Kami wajib menampilkan sebuah pementasan. Entah bernyanyi atau drama teatrikal. terserah.

Aku cepat mencatat nama anggota kelompok Sulawesi. Ada Yobel, Hanami, Tasya, Ardra, dan Nabil. totalnya enam orang. Waktunya makan-makan, gaess. langsung semua bernarsis ria selesai makan, take a selfie. No. many many selfies.

si Adhina yang membawa kamera go pro mengajak kami berselfie ria. Lalu semua rebutan sampai kami ambruk dalam satu tumpukan. Benar-benar agak crowded. kayak yang gak pernah liat kamera tuh lo!

SONY DSC

Foto Gila-gilaan

Untunglah ada beberapa foto yang lumayan formal dan menggunakan DSLR. Ketika azan magrib terdengar, aku cepat memisahkan diri dari kerusuhan di loby. Mencari mushola.

Namun rasanya, aku melirik Hanami, ia juga melirikku. kami merasakan hal yang sama. Belum ingin terpisah dari Kompas. rasanya kok, sayang benar tiba-tiba pergi. Seperti ada yang kurang. padahal sejatinya, ya, tinggal foto-foto saja. yang belum sempat bertukar kontak, segera meminta kontak instagram. Aku dan Monika juga sempat diwawancara dengan Mbak Lastri. Salah-satu senior di Kompas. Wanita setengah baya yang kemana-mana membawa handycam. merekam kegiatan kami. Beliau mewawancara Monik dadakan. Ditanya soal Muhammadiyah. Dan bagaiman bisa kami anak Mu’allimaat dari Yogyakarta bisa sampai terdampar di tengah hiruk-pikuk Jakarta. menjadi magangers di Kompas. Semoga saja jadi artikel utama di salah-satu edisi KOMPAS. Aku dan Monik juga sempat foto di depan x-banner Kompas Muda.

meandmon

Aku dan Monika, Desainer dan Fotografer Magangers Batch 8, Delegasi Muallimaat for the first time in forever.

***

Selamat tinggal kawan-kawan! Tenang masih ada tanggal 30 Juli 2016 sebelum kita dilantik!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s