Perkemahan Santri Nusantara 2015-Story Begin

SAM_0863

Bersama panitia penyambutan di Bandara SyamsuddinNoor

PPSN atau Perkemahan Pramuka Santri Nusantara yang ke-IV kali ini diadakan di Bumi Perkemahan Tambang Ulang, Kab Tanah Laut, Kalimantan Selatan, pada 1-7 Juni 2015. Acara bergengsi ini memang diadakan beberapa tahun sekali oleh Kementrian Agama dan Kwartir Nasional khusus gerakan kepanduan Pramuka di Pondok Pesantren seluruh Indonesia. Dimulai dari Kemah Santri  tingkat provinsi di daerah Mangunan, Bantul, Yogyakarta. Sejumlah beberapa ratus orang dari seluruh pondok pesantren Daerah Istimewa Yogyakarta disaring menjadi 80 orang, yang kemudian mengikuti tes wawancara sebagai seleksi akhir yang menyisakan 64 orang untuk diterbangkan ke Kalimantan Selantan. Tes wawancara pada waktu itu dilaksanakan di Kantor Wilayah Agama Yogyakarta.

selfie menunggu jam berangkat

menunggu jam berangkat dr Bandara Adisudjipto

Dan aku merupakan salah-satu dari 64 orang yang beruntung itu untuk diterbangkan ke Kalimantan. Seluruh peserta Kemah Santri Nasional berkumpul di Bumi Perkemahan Tambang Ulang sebanyak 6000 orang. Dan disinil;ah, jiwa nasionalisme kami terbakar kembali. Perjuangan kekompakan kami teruji, pengorbanan serta kisah baru dimulai tanggal 1 Juni 2015. *** SAM_0864 Hari pertamna tiba di lokasi Bumi Perkemahan, kami diantar ke sana menggunakan bus sewaan selama beberapa jam dari Bandara Syamsuddin Noor. Di bandara kami juga telah dinanti oleh panitia penyambutan khusus PPSN. Bahkan ada panitia yang berfoto bersama kami. Kami diturunkan di perkebunan sawit. Di sana kami berjalan menuju kecamatan sambil menggemblok carrier seberat 60 liter dan daypack yang kami bawa di perut. Istirahat sebentar di jembatan, menikmati angin malam Kalimantan Selatan untuk pertama kali. Tampak dalam gelap permukaan air danau yang tenang. Tiba di Tapak Kemah perempuan, kami duduk-duduk sebentar di pinggir jalan aspal melepas penat. Dimulai dari sanggaku, sangga 5, Bindamping kami, Kak Bahrozi dan Bu Shania menuntun kami di tengah gelap membelah padang rumput ke lokasi dimana kami akan mendirikan tenda. Di sana tidak sampai 30 menit kami selesai mendirikan tenda barang. Memang, KEMENAG D.I.Y sengaja menyiapkan dua tenda dome, satu untuk tenda barang, satu untuk tenda tidur. Ya, untuk mempersingkat waktu dan minimalisir tenaga. Tenda dome jauh lebih praktis. Dalam satu malam kami sukses mendirikan dua tenda memasang sambungan aliran listrik. Sejujurnya, sangga puteralah yang banyak membantu sangga puteri dalam membuat aliran listrik untuk penerangan tenda. Sampai membuat gapura mereka juga turut serta. Malam pertama kami langsung menggelar matras dan tidur menggunakan sleeping bag. Harus banyak berterimakasih kepada sangga putera, walaupun seringkali tingkah mereka menyebalkan,mereka belum kelar menata tapak kemah mereka tapi masih harus lembur membantu kami di sangga puteri sampai tengah malam. Malam pertama di Bumi Perkemahan, bergairah menanti hari esok… Foto-foto #Dayone:

Anak Mu'allimaat on the way by bus

Anak Mu’allimaat on the way by bus

SAM_0851

Mendarat di SyamsuddinNoor

Mendarat di SyamsuddinNoor

SAM_0852

suasana pesawat Garuda

2 thoughts on “Perkemahan Santri Nusantara 2015-Story Begin

    • yasminshabrina says:

      iya kak Mubin.. ceritanya bersambung. hari ini insya allah cerita hari kedua di Kalsel. tetap setia menunggu postingannya ya..😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s