My Other Side

Kau muncul di kepalaku

Menghantui pikiraku

Mengikat lingkar otakku

Menjadi bayang-bayangku

Semburat sinar lampu..

temaran memantul pada wajahmu yang berminyak

Mau apa kau?

Apa yang kau harapkan dariku?

Ratusan milyar voltase

Menyetrum mengalir dalam kabel itu.

Tersenyum membunuh

Gigi putih berkilau begitu seringainya

Jangan buru-buru!

Kau melewatkan satu hal

KAU! Mau apa kau setelah aku minggat?

Ha’?! Itupun lidahmu kelu mengaku

Aku.., bisa hidup kembali

Dan kau! Matipun tidak dapat

Tak ada yang mengharapkanmu

Tak ada yang menginginkanmu

Kehadiranmu tidak disadari

Karena kau adalah ketiadaan

Seret langkah tertatih

Taringku mencuat perlahan

Tanduk yang kian hari timbul

Melawan ingin menatap dunia

Kabut dingin menyentuh genit

Beku dan membekukan

Ayo, segalanya kini tergantung padamu!

Ketiadaan yang hadir, itulah rupamu!

Kalau aku boleh memberi ungkapan yang tepat..

Kau dingin, menusuk, kejam!!

Beringai menyayat daging

Merah wajahmu, buat semua orang mengira kau serigala berwujud manusia

Urat nadi yang timbul di bola matamu, ingin kuselami

Tapi kau pengecut, karena kau hanya adala dalam pikiranku

Karena kau…, bersembunyi dalam diriku

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s