Event Reports: Free Seminar of Writing!

KCBBermula dari sebuah selebaran pengumuman lomba yang ada di majalah dinding sekolahku. Akhirnya aku berniat turut serta dengan mengirimkan salah satu cerpenku. Temanya Ibu. Tentu saja,sebentar lagi kan tanggal 22 Desember. Bertepatan dengan hari bagi raport di sekolah. Setelah aku me-like Fan Page Dari Bekasi untuk Ibu aku mulai rutin mengikuti perkembangan berita sampai tibalah di hari H.

 

***

 

Rencananya setelah mengambil raport, aku dan kedua orangtuaku langsung berangkat ke tempat acaranya akan berlangsung. Acara dari Page yang kuikuti di Facebook. Selain seminar tentang kepenulisan yang gratis, di puncak acara akan diumumkan pemenang lombanya. Ada sekitar lima puluhan peserta yang kulihat di page tersebut. Memang, page tersebut selalu mengupdate karya-karya yang masuk sampai batas akhir pengiriman yaitu pada tanggal 30 November 2012. Aku termasuk yang awal mengirim. Dan.., bagi karena kedisiplinan itu—tak hanya aku—para peserta lomba mendapat bonus voucher belanja di Blu Plaza, Bekasi. Tempat acara seminar gratisnya diselenggarakan.

Aku sampai di meja registrasi. Menerima pin yang sudah disiapkan panitia dari kertas origami dengan namaku tertera di atasnya. Di balik kertas itu telah ditempel peniti agar bisa berfungsi sebagi pin. Aku pun mengenakannya di kerudungku. Selain pin aku juga menerima satu kotak makan siang, juga stiker dari lembaga yang mensposori acara ini. Arminareka. Aku asal pilih kursi saja yang penting bisa duduk dan langsung menyantap makan siangku. Sementara itu, kedua orangtuaku dan adikku (yang merengek ikut-ikutan) pergi ke musola terdekat.

Acara dibuka dengan pesan sponsor dari Arminareka yang mempromosikan jasanya untuk mengurus keberangkatan ibadah haji danSAM_1699 umrah. Ya, bagian ini dilewatkan saja karena aku yakin anak-anak remaja tidak akan tertarik. Bahkan saat di acara tersebut semuanya sunyi senyap. Mungkin orang dari Arminareka itu menyangka para ibu dari peserta seminar juga hadir. Ternyata tidak. Bahkan yang seperti aku, datang bersama orangtua, namun orangtuanya tidak menemani di tempat. Oke. Saat yang kunanti-nanti sebenarnya adalah bagian Motivator yang diundang oleh penyelenggara acara. Yaitu yayasan KCB. Hihi, bukan KCB filmnya Kang Abik. Tapi Komunitas Cendol Bekasi. Tempat sharing tentang dunia kepenulisan.

Motivator yang diundang adalah Ramadithya Adikara. Terkenal dengan kemampuannya dalam dunia tulis-menulis padahal ia tunanetra. Kak Rama rupanya sedang menulis buku yang akan segera diluncurkan, berjudul Hati Kedua. Cover bukunya pun sudah disiapkan. Plus soundtracknya. Hebat ya, padahal diterbitkan pun belum. Kata Kak Rama, ia masih mencari penerbit. Kak Rama berhasil mengobarkan semangat baru bagi kami. Dengan kekurangan Kak Rama ia masih bisa berprestasi dalam dunai tulis-menulis. Hobinya pun sedikit lucu untuk tunanetra. Menonton dan membaca. Hayo? Rasanya malu-maluin kalau kita yang tak punya kurang satupun malah tidak punya prestasi.

Sesi motivasi dari Kak Rama diakhiri dengan music yang dibawakan oleh Kak Rama dengan memainkan sulingnya. Bukan suling biasaSAM_1732 yang aku mainkan tiap pelajaran seni music di sekolahku. Waktu itu Kak Rama juga pernah datang ke sekolahku, dengan gaya entertainingnya yang khas, masuk ke ruangan sama seperti di acara seminar ini, menggunakan seragam kestaria jedi seperti di film Starwars dan membawa pedang –pedangan laser. Tak lupa diiringi backsound seolah kita tengah menyaksikan filmnya. Setelah itu barulah dua pemateri utama. Donatus A. Anugraha dengan gelar raja cerpen Indonesia dan Putra Gara, penulis novel sejarah. Mereka berdua yang mencetuskan ide membuat yayasan Cendol ini. Yang seru dari semua isi materinya adalah sesi Tanya jawab. Karena bagi yang bertanya akan mendapat hadiah. Boleh pilih lagi. Hadiahnya apalagi kalau bukan buku. Kan lagi tentang tulis-menulis.

SAM_1747Om Donatus dan Om Gara memberi kami banyak tips cara mulai menulis. Terutama utuk pemula atau amatiran. Hehe, gue banget. Kata Om Donatus cobalah untuk menulis yang benar. Jangan menulis yang hebat. Karena dari banyak naskah yang masuk, setelah dibaca oleh kedua penulis itu, banyak sekali dari kami yang memaksakan untuk membuat sesuatu yang WAH dan spektakuler. Padahal tidak menguasai temanya. Yang dicontohkan oleh Om Donatus, misalnya, ada yang menulis tentang penyakit kanker supaya cerita lebih terasa hebat. Kanker stadium sekian, padahal di naskahhnya, tidak sedikitpun dijelaskan penyakit kanker itu apa.

Berusaha menyelesaikan tulisan dengan satu kali duduk, maksudnya jangan kebanyakan disambi, harus focus. Coba berpikir out of the box! Kata Om Donatus, “Punya ibu tiri, ibu tirinya selalu ngejahatin tokoh akunya. Ah! Udah basi! Ibu tiri jahat itu basi. Coba piker out of the box. Ibu kandungnya jahat, ibu tirinya malah baik, nah, kan bisa begitu?”

Keren-keren nih tipsnya. Om Putra Gara punya latar belakang yang keren juga. Maksudnya latar belakang kehidupan. Dulu beliau SAM_1744adalah anak jalanan. SMP kerja jadi kuli panggul di pasar. Kerja serabutan. Nah, karena keahliannya adalah menulis ia menjadi wartawan lepas di surat kabar mingguan Jayakarta. Kelas 3 SMP! Menurutku itu sih keren banget. Tapi menurut beliau tidak, coba simak tanggapannya setelah diberi tepuk tangan oleh para peserta yang hadir, “Menurut saya itu tidak hebat. Tidak! Tidak hebat! Karena… kalau tidak begitu.., saya gak bisa makan, gak bisa sekolah. Gak punya uang. Gak ada pemasukan. Jadi saya jujur saja, menurut saya itu tidak hebat,”

Karena masih ada sisa hadiah buku. Moderatornya membuat tebak-tebakan. Semacam door prize tapi harus jawab pertanyaan dulu bukan dari nomor.

“Siapa yang mau door prizenya!!?” seru Kakak moderator.

“Saya…!!” semua angkat tangan. Yang paling duluan angkat tangan langsung diberi pertanyaan.

“Loh? Kok gitu caranya?” protes salah satu peserta.

“Iya dooong! Memang begini caranya, ya udah, kamu duluan unjuk tangan tadi ya?” balas si Kakak nyengir menyeringai iseng.

“Iya kak,”

“Siapa nama pemateri yang disebut sebagai raja Cerpen Indonesia?!”

“Donatus A.Nugraha!”

“Horeee! Kamu berhasil mendapat hadiahnya!!”

Hihihi, seru juga caranya. Lain dari yang lain.

Aku juga berhasil mendapat hadiah. Yang penting dari permainan ini adalah dulu-duluan angkat tangan! Dan pertanyaan yang diberikan padaku tidak kalah mudahnya.

“Siapa nama penulis novel sejarah yang menjadi pemateri tadi?”

“Putra Gara” jawabku di microphone.

SAM_1751“Silahkan ambil hadiahnya…! Bisa dipilih, buku-bukunya udah dijejer di panggung!” kata si Kakak riang. Aku menanggapi ceria, melangkah ke depan dan memutuskan cepat. Langsung ambil salah satu buku. Judulnya.. A Cup of Tea for A Writer. Hm..hm… bagus nih kayaknya. Pikirku. Setelah sesi bagi-bagi doorprize selesai. Ada pembacaan puisi untuk Ibu karya W.S Rendra. Yang baca tampilannya sih kayak Rapper. Taaapi…, ternyata baca puisinya keren banget. Padahal yang baca itu mengenakan jaket merah, topi NY dimiringin. Celana jeans.

Saat-saat paling dinantikan telah tiba. Paling deg-degan! Yap! Pengumuman pemenang!! Kategori SMA dan kategori SMP. Masing-masing tiga juara.

 

***

 

Yah… rupanya ketiga-tiganya di kategori SMP diraih oleh SMP Marsudirini semua. Tak mengapa. Walaupun pasti ada sedikit kecewaSAM_1758 tapi yang namanya lomba ka nada menang-kalahnya. Baiklah. Satu lagi yang pasti kutunggu (Umiku sih, yang palig semangat). Kami mengantri, menunggu dipanggil oleh panitia untuk penyerahan sertifikat sebagai peserta, juga voucer belanja tentunya… :B. sebelumnya juga ada foto bersama. Wah.. aku sempat panic karena kameranya ada di tasku sementara tidak aka nada oleh-oleh pribadi. Sayang kan padahal sudah bawa kamera.

Makanya, dengan ekspresi sedikit rusuh aku member kode pada Abi-Umi yang asyik mengobrol sambil terus mengamati para peserta yang berkumpul di atas panggung untuk foto bersama. Abi yang cepat menyadari tergopoh-gopoh menghampiriku dan menerima kamera dariku. Sedikit gugup aku mengaduk-aduk isi ranselku. Huuuh… untunglah. Meskipun tak banyak fotonya, tidak mengapa. Yang penting akunya keliatan..

SAM_1760Oke…! Semangat deh untuk terus menulis! Karena itu sudah menjadi kesenanganku! Semoga menjadi hobi yang tak hanya hobi tapi juga bermanfaat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s