Rupanya Kau Nyata

Aku bermimpi, kau berlari menyibak hujan. Dengan jaket cokelat yang kau tarik tudungnya untuk menutupi kepalamu. Adik perempuanmu turun dari mobil. Berjingkrak kegirangan.. Bertepuk tangan menyoraki tingkahmu. kau berlari mengelilingi lapangan. Berhenti sebentar, menyeringai senang, lantas berlari kembali. sementara jaketmu sudah tak bisa menahan dingin membasahi tubuhmu.

Aku, si pemimpi, menatap takzim, bertelanjang kaki. Aku ingin segera mengabarkan berita gembira ini pada temaku. Yang telah setia mendengarkanku berkisah tentangmu. Sakit rasanya kaki menginjak aspal yang bopeng sana-sini, pecahan batu kerikil terinjak berulang kali. Hujan memelukku. Menggiringku untuk bukan malah berteduh. Aku tetap berlari. Untuk sampai di sekolahku. aku mencarimu wahai temanku.

“Ia benar-benar nyata!” kataku.

“Ia memang nyata–” katamu bingung.

“Maksudku, aku melihatnya! NYATA SEKALI!”

“Kau jangan bergurau, perbaiki bahasamu, baru aku mengerti,”

“Apa kau tidak penasaran? Melihatnya?”

“Tangga menuju lantai ini curam, berkelok dan kau pasti letih untuk menghampiriku di sini,”

“Kalau begitu, kau tak pernah perduli pada ceritaku, kau tau? Kukira kau satu-satunya teman yang bisa ikut merasakan apa yang kurasakan dalam setiap cerita yang kusampaikan,”

“Baiklah, aku ikut,”

aku menarik lengannya, menyeretnya ke dalam hujan  yang mungkin baru berhenti bila ceritaku ini selesai. Ia tak sempat mengambil payung atau memakai sepatu bot. Tiba di tempat semula cerita ini dimulai. Di depan pagar. Kami mengintip.

Tiba-tiba sebuah mobil avansa hitam keluar dari balik pagar. “Astaga! Ia benar-benar nyata!” temanku akhirnya melihat dengan mata kepalanya sendiri “Itu! Dia membuka kaca jendela mobil! Kini kau bisa melihatnya lebih jelas meski cuma beberapa detik”  celoteh temanku. BRUK! Belum selesai kaca jendela mobil terbuka sepenuhnya. Aku jatuh pingsan. Dan terbangun di atas kasurku. ketika tirai jendela kamar kubuka. Beberapa kerlip cahaya kecil megedip padaku. Bintang gemintang terlihat begitu jelas. Betapa cerahnya malam itu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s