Istimewa Ramadhan (for me)

Ada banyak alasan yang membuatku menganggap Ramdhan adalah bulan yg paling spesial dibadingkan bulan-bulan lain. Kalau dalam soal pendidikan, banyak yang lebih menguntungkan! Yaitu bila dibulan lain, hari-hari biasa, untuk sekolah full days school.

Pasti sangat terasa berbeda. Bila saat hari-hari biasa (saat bukan puasa), anak-anak yg sekolah di sekolah full days school, pasti sangat kecapaian. Karena pulangya lebih sering sore. Kalau pas puasa, jadi jam sebelas siang. Wiih! Asyik bener!

Dan jadi lebih banyak alasan untuk lebih sering nganggur diatas kasur. He-he, ngerti kan apa maksudku? Waktu istirahat terasa lebih banyak. Tugas-tugas sekolah lebih sedikit dan jadi ringan! Kalau bagiku untuk yg home schooling neeh. Aku merasa jadwal belajarku lebih sedikit dari biasanya. Tak harus menuruti jadwal. Aku diberi kebebasan belajarnya.

Ternyata di hari-hari puasa tahun ini, merasakan acara belajar bagi anak home schooler yg agak berbeda dibanding hari-hari biasa. Dihari-hari biasa, jadwal kerja abi umi begitu padat. Tak banyak waktu untuk belajar bersama Umi. Kalau hari-hari puasa, lumayan longgar laah. Gak beda jauh seeh. Cuman pas bukan hari puasa, beliau jarang bisa mengajariku. Aku harus belajar sendiri. Sebenernya rada bosen juga! Enakan bareng Umi.

Nah! Kalo dalam soal ibadah dan sikap. Begini.. untuk anak sekolah regular! Dan bukan sekolah Islam. Hari puasa begitu banyak kesempatan untuk lebih rajin sholat. Biasanya kan, kalau yg SDN, dan iman simurid tak kuat. Mungkin, slama bukan hari puasa, ia tak rajin sholat.

Dan bagi semuua anak yg beragama islam, ramadhan adalah waktu emas untuk mengubah sikap dan perilaku masing-masing yang masih buruk. Atau sikApnya sudah baik, tapi disaat ramadhan. Jadikanlah sikap itu jadi lebiih baik. Oke? Anak islam?! Oke dooong!!

Pada saat ramadhan, waktu untuk tadarus jadi lebih banyak. Kan asyik? Biasanya pada saat hari-hari biasa, kita bangun lebih siang dari pada saat bulan puasa. Kita diberi kesempatan buaanyak oleh Allah untuk Qiyamul Lail dengan mudah!

Kalau di saat hari-hari puasa, rasanya untuk bangun pagi mudah sekali! Begitu juga dengan Qiyamul Lail bukan? Dan dihari puasa, Allah membuat ibadah special! Karena tak ada dihari-hari biasa. Yaitu Tarawih dan Witir. Oh ya! Satu hal yg amat bermakna bagiku dalam puasa. Rasanya.., bila hari-hari biasa, tak banyak waktu menghafal surat lebih banyak. Karena dicampur dengan hafalan pelajaran lainnya.

Aku bertekad bisa hafal sampai An-naba, selama Ramadhan. Soalnya aku baru hafal sampai Al-infithar. Kalaupun tak berhasil ternyata.. yaa tak apalah! Paling tidak hafalan-hafalan suratku yang dulu sudah terlupakan. Jadi dapat diingat semua kembali.. aku tak mau sudah hafal sampai At-takwir atau Abasa, tapi surat-surat dibelakangnya, sebenernya banyak yg terlupa. Kuulang saja dari Al-lail.

Alhamdulillah sekarang sudah Al-Infithar. Mumpung masih kecil, aku rajin-rajin mengulang hafalanku dikelas bawah dulu.. apalagi sekarang aku ikut LTQ*!

17 September 2008

_____________________________________________

*singkatan dari Lembaga Tahfidz Qur‘an

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s