Curahan Perasaanku

Saat kau kehabisan kata-kata. Nuranimulah yang biacara. Otaklah yang memberi sinyal padamu. Bahwa kau tak perlu bicara lagi. Kau tak perlu mengungkapkan segalanya lewat lisan. Cukuplaah, lubuk hatimu yang merasakan, dan tergambar jelas dalam monitor otak. Maka, detik itu juga Allah membaca hal itu. Kau tak perlu resah dan bingung dalam mebuat rangkaian kalimat. Mengalir sajalah…itu, dengan sendirinya sudah terbentuk di alam bawah sadarmu. Kau tak perlu berambisi menunjukkan ke-elokan kalimat-kalimat yang telah kau sambung-sambungkan. Cukup, Allahlah yang mengetahui kehebatanmu itu. Bukankah yang terpenting dalam hidup ini … ialah kesungguhan berusaha merebut cinta dari-Nya? Bukan memamerkan hasil karya jemu yang tak kan bertahan lama. Dan hanya berlaku di dunia fana ini. Itu tak penting untuk dihisab di padang mahsyar nanti. Yang penting adalah prestasi untuk akhirat yang dapat meluluskan kita ke syurga. Pasti Allah akan memberimu penghargaan atas prestasimu yang itu, setelah kau tiada.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s