Sejarah Kerajaan-Kerajaan Besar di Indonesia

Kutai MARTADIPURA..

Raja pertama Kutai adalah Kudungga. Kudungga memiliki anak Aswawarman, Aswawarman memiliki 3 anak, slaha satunya adalah Mulawarman yang menjadi salahsatu raja di ke kerjaan itu. Di tahun 2008, pada masa pemerintahan raja Maha Dharma. Kutai ini runtuh di tangan seorang raja kerajaan kutai Kertanegara, bernama Aji Pangeran Anum Panji. Sebuah kutai yang islam yang kemudian hari berkuasa.

Sriwijaya

Raja Sriwijaya yang terkenal adalah Samaratungga. Raja terakhir kerjaan itu adalah raja Parmeswara. Ketika kerajaan ini terena pengaruh kerajaan islam Aceh, ia memeluk islam. Kerjaan Sriwijayapun runtuh, ia pergi ke semenanjung Malaya. Di sana ia mendirikan kerajaan baru yaitu Kesultanan Malaya.

Kalingga/Holing.

Raja kalingga adalah Ratu yaitu ratu sima. Ia memeluk agama hindu Syiwa.  Nama panjangnya ialah Maharani Shima. Ratu ini mempunyai putri bernama Parwati yang menikah dengan raja kedua kerjaan Sunda-Galuh yang bernama Mandiminyak. Mereka membuahkan anak bernama Sanaha yang menikah dengan Bratasenawa, raja ketiga kerajaan Galuh. Mereka memiliki anak bernama Sanjaya yang kelak menjadi raja kerjaan Galuh. Setelah Shima mangkat, ia menggantikan posisi buyutnya sebagai raja. Lalu ia memerintah Kerajaan Kalingga Utara. Kemudian ia menikahi Sudiwara, seorang putrinya seorang raja kerjaan Kalingga Selatan bernama Dewasinga. Dan mereka memiliki seorang putra bernama Rakai Panangkaran.

Kerajaan Mataram mengalami Periode.
Ada 2 kali periode. Yang berdiri pertama kali adalah mataram Hindu, raja terakhir di kerjaan itu adalah Balitung. Lalu raja itu dibunuh oleh seseorang yang ingin merebut kekuasaannya, bernama wangsa Syeilendra. Karena orang itu beragama berbeda, ia ganti nama kerajaan itu dengan sebutan Mataram Budha. Setelah kerajaan Budha ini runtuh, kerajaan Mataram Hindu kembali berkuasa. Setelah kerajaan Hindu runtuh, raja terakhir kerajaan itu (pada periode itu), Mpu’ Sindok. Mendirikan kerajaan Medang.

Kerjaan Kediri
Dan runtuhlah kerajaan Mataram slama-lamanya. Salah-satu raja di kerajaan Medang adalah Airlangga. Ia punya 3 anak. Anak sulungnya tak ingin jadi pewaris takhtanya. Diserahkanlah kepada kedua adiknya. Airlanggapun membagi kerajaan Medang, Kahuripan dan Jenggala. Nama kerajaan di Jenggala adalah Panjalu. Diperintah pertama kali oleh Sri Samarawijaya. Raja setelahnya adalah Jayabaya dan Kertajaya. Saat pemerintahan Kertajayalah, Kediri hancur digantikan masa kekuasaannya dengan Kerajaan Singhasari atau Singosari. (setelah kedua kerajaaan ini berperang). Raja pertamanya adalah Ken Arok. Ken Arok punya dua istri, yakni Ken Dedes dan Ken Umang. Dari Ken Dedes anaknya dua yakni, Anusopati dan Mahisa Worgo. Ken Umang: Tohjoyo. Setelah Ken Arok mati dibunuh Anusopati, Anusopatipun mati dibunuh anaknya Tohjoyo. Cucu-cicitnya Mahisa Campak dan Anusopati adalah, Raden Wijaya dan Kertanegara. Raden Wijya adalah menantunya Kertanegara, keempat anaknya Kertanegara (perempuan semua) menikah dengan Raden Wijaya. Suatu ketika, salah-satu keturunan Kertajaya: Jayakatwang. Memberi tau kisi-kisi cara menghancurkan kerajaan Singosari pada orang-orang di pihak Kediri. Akhirnya meletuslah perang, dan Singosaripun hancur. Raden Wijaya kabur bersama istri-istrinya ke Bumi Tarik. Di sana Raden Wijaya mendirikan kerajaan Majapahit. Kediripun kembali berkuasa. Tapi akhirnya hancur untuk slama-lamanya karena diserang pasukan Hayam Wuruk (raja terakhir kerajaan Majapahit).

Kerajaan Salakanegara
Raja pertama kerajaan ini adalah Dewawarman. Ia menikah dengan anaknya Aki Tirem, seorang tokoh paling terkenal di Rajataputera pada masa itu. Istri Dewawarman bernama, Pahaci Larasati. Raja di kerajaan ini ada 8. berarti sampai Dewawarman delapan. Dewawarman punya menantu, nama Jayasinghawarman. Ialah yang mendirikan kerajaan Tarumanegara. Raja terakhir kerajaan ini adalah, Linggawarman. Anaknya Linggawarman itu, perempuan. Menikah dengan kerajaan daerah, bernama kerajaan sunda Sumbawa. nama suaminya itu, Tarusbawa. sejak pemerintahan raja ketiga Tarumanegara, Purnawarman, kerajaan Tarumanegara memiliki kerajaan daerah. salah satunya adalah, Sunda dan Galuh. ada sunda Sumbawa, ada juga sunda Pura. nah, karena Manasih, Putrinya Linggawarman  menikah dgn Tarusbawa otomatis yang memegang kekuasaan adalah suaminya. setelah Linggawarman mati, yang memegang kekuasaan Tarumanegara adalah Tarusbawa. demi mengharumkan kembali nama Purnamawarman dari Sudna Pura. ia tarik pusat pemerintahan Tarumanegara ke Sunda Pura dan mengubah namanya jadi kerajaan Sunda. sementara rajanya kerajaan Galuh, Wretikadayun yang keturunan langsung dari Purnamwarman tak mau tunduk pada kerajaan Sunda yang akhirnya menjadi kerajaan induk pengganti kerajaan Taruma. ia merasa Taursbawa tak berkehendak memerintah kerajaannya karena hanya seorang menantunya Linggawarman. Wretikandayun menuntut agar kerajaan Taruma dibagi dua, akhirnya Tarusbawa membagi kerajaan Taruma jadi dua: Sunda & Galuh.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s